
Ritual sakral berupa tarian yang dilaksanakan masyarakat Olehsari untuk memohon keselamatan, keseimbangan, dan keberkahan desa. Dilakukan setahun sekali dengan tata cara adat yang dijaga.

Perempuan yang dipilih melalui proses adat untuk menjadi pusat ritual. Pemilihannya biasanya berdasarkan pertimbangan spiritual dan tradisi keluarga tertentu di desa.

Hiasan kepala yang terbuat dari rangkaian bunga segar. Melambangkan kesucian, keindahan, serta hubungan manusia dengan alam.

Persembahan berupa hasil bumi, bunga, makanan, dan benda-benda tertentu sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur dan permohonan keselamatan.

Musik tradisional Banyuwangi yang mengiringi tarian Seblang, dimainkan secara langsung dan menjadi pengatur ritme gerak sang penari.
Istilah yang merujuk pada entitas yang dipercaya masyarakat sebagai penjaga desa dan bagian dari siklus spiritual yang dihormati dalam ritual.

Momen ketika warga memberikan uang atau bentuk apresiasi lain kepada penari, biasanya sebagai tanda syukur, penghormatan, dan harapan baik.

Bagian saat penari Seblang memasuki kondisi dirasuk leluhur (kesurupan) atau berada dalam keadaan khusus sebelum dan selama tarian berlangsung. Dipercaya sebagai bagian spiritual yang menyertai ritual.